Masih Mau ALAY ?? nih akibatnya...


Ketika ABG Alay Meninggal dunia. Ditanyailah dia sama Malaikat

============================
MALAIKAT : kamu tahu, kamu berada dimana sekarang?
ABG : ada dihatimu

MALAIKAT : Siapa Tuhan mu?
ABG : kasih tau gak yah..??

MALAIKAT : Siapa Nabi mu?
ABG : Mau tau aja, apa mau tau banget..!?

MALAIKAT : kamu tau tidak, bahwasanya kerikil neraka jahanam panasnya 70x api dunia?
ABG : terusss, gue harus bilang WOW gitu??
MALAIKAT : saya pastikan kamu masuk neraka jahanam..!!!
ABG : ciyuuuuusss??..Miapaaaah??
===============================

sumber : fb.com
STOP ALAY !!!

Pesan Kemanusiaan : Merdekakan Indonesia


Pesan ini saya tujukan kepada pemimpin Indonesia.
Wahai Indonesia........
Tidakkah kau dengar jerit tangisnya?
Tidakkah kau lihat nanar matanya?
Tidakkah kau rasa perih hidupnya?

Dia tak ingin istana menyala
Mereka tak minta kemilau emas di raga
Hanya setitik cinta dari sang penguasa
Atau seteguk air di bejana
Tak sanggupkah kita?

Indonesia adalah negara yang dianggap merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Menurut pendapat saya hal ini harus dikoreksi. Apakah indonesia benar-benar merdeka?. Apakah semua rakyatnya sejahtera, aman, nyaman di Indonesia??. Kalau ditanya pada masyarakat perkotaan dan terpelajar pasti akan menjawab ya. Tapi itu bukan semua rakyatnya yang merasakan kemerdekaan Indonesia. Hanya segelintir orang saja.
Para pemimpin belum mendengar jerit tangis saudara kita di pelosok sana, yang berharap seteguk air simpati para penguasa. Para pemimpin juga belum memberi selimut kehangatan bagi tidur-tidur mereka, yang berharap mendapat kenyamanan di Indonesia.
Saya berharap, pemimpin mendengar jeritan mereka yang ada di pelosok indonesia, yang butuh kemerdekaan di Indonesia. Infrastruktur di pelosok perlu dijangkau dan disempurnakan. Listrik, jalan setapak,  pendidikan, dan tempat tinggal sangat mereka butuhkan. Jadi, merdekakan Indonesia wahai para pemimpin negeri ini dengan tangan-tangan anda dan kita semua, bangsa Indonesia.

Berekspresi ? Siapa Takut !

Ekspresi, Apa ya..?
Sebuah kata yang membingungkan untuk diartikan.

Akhirnya muncullah ide untuk minta pendapat ke teman-teman sekolah.

Menurut mereka...

"Ekspresi tuh perwujudan dari suatu emosi..... :D , :) , -_-, juga bisa :P" ini menurut pakar selebriti di sekolahku (A.Rofiudin)

Menurut saudara Bastomi, "ekspresi adalah penggambaran emosi dalam diri seseorang . . "

Sedangkan menurut Ketua I OSIS sekolahku, "ekspresi itu gaya tubuh."


Akhirnya pendapat mereka kuringkas jadi satu. Ekspresi adalah komunikasi nonverbal hasil dari perwujudan emosi seseorang baik berupa gaya tubuh maupun mimik wajah. Dan dalam berekspresi dibutuhkan keberanian. Orang marah karena ada nyali. Orang tersenyum karena merasa nyaman.

Sekarang jamannya sudah maju. Sekarang sudah jamannya Honda, bukanlagi Onta. Sudah bukan jaman prasejarah lagi. Sudah ada Blog, Facebook, Twitter, Yahoo, dan lain sebagainya yang menunjang kita untuk lebih kreatif dalam mengekspresikan kehidupan.

Seperti kata X-Mild, "Xpresikan Aksimu". Berani berekspresi itu penting. Karena dengan itu orang lain dapat mengetahui keadaan emosi kita. Senang, susah, gembira, sedih, marah, dan lain sebagainya.

Walaupun orang lain mengatakan ekspresi kita terlalu berlebihan (lebay..,alay..,dsb), PD aja !, kan ekspresi punya kita sendiri. Yang penting selama itu tidak mengganggu orang lain silahkan berekspresi.

Alternatif lain jika memang kita kurang PD berekspresi di dunia nyata, kita bisa berekspresi di dunia maya. Seperti yang diulas paragraf sebelumnya, sekarang sudah jamannya dunia maya. So, dengan Blog, Facebook, Twitter, dsb kita bisa mengembangkan ekspresi kita.

Posting curhatan, kirim pesan, cari teman, share informasi merupakan beragam ekspresi dalam dunia maya. Blog pun sangat menunjang dalam hal ini. Dengan tampilan sesuai keinginan, rasanya menambah rasa nikmatnya ngeblog. Bahkan dengan mengekspresikan diri kita melalui blog, pemerhatinya bisa lebih banyak daripada kita hanya menulis diary yang kita simpan dibawah bantal tidur kita. Mungkin hanya orang tua, kakak, dan adik yang mengetahui. Tetapi dengan berekspresi melalui blog, orang lain diseluruh dunia dapat megetahui isi hati kita, bahkan bisa merespon dan membantu kita memecahkan permasalahan yang mungkin kita miliki.

Dalam dunia ngeblog, Buat apa takut?. Toh siapa juga yang mau mempermalukan. Orang lain bisa berekspresi kita pun pasti bisa. Sesama pemakan nasi tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi.

Kita bisa mencontoh orang-orang dibawah ini, yang berani berekspresi tanpa rasa takut.









So, mari kita mengekspresikan diri kita sebaik mungkin. Kalau bisa sekarang, kanapa harus nanti?
Karena menurut salah satu iklan...

"Berani ekspresi ituu..............BAAIK"

Bila Ibu Boleh Memilih #Hari Ibu 2011

.
Dalam Rangka hari ibu, setidaknya saya ingin berpartisipasi dengan post ini semoga berkah. Walaupun isi tulisan dibawah ini copas dari dokumen Laptop ayahku,

Bila Ibu Boleh Memilih...

Anakku...
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar
karena mengandungmu

Maka
ibu akan memilih mengandungmu?
Karena dalam mengandungmu

ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah
Sembilan bulan nak...

Engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata

Anakku...
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu

Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga

Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan

Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia

Saat itulah...
Saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita
Rasulullah di telinga mungilmu

Anakku...

Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah,
atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,

Maka ibu memilih menyusuimu,

Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu
dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga

Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain
tidak bisa rasakan

Anakku...
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle

Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu

Tetapi anakku...
Hidup memang pilihan...

Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak...
Maafkan ibu...
Maafkan ibu...

Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang

Percayalah nak...
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak...
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu...


Selamat Hari Ibu 22 Desember 2011 semoga Ibu mendapat yang terbaik dari Allah SWT.

Popular Posts

Powered by Blogger.

Ini Dia